BLOG FAKULTAS TEKNIK UNKRIS
image

Menjawab Perubahan Paradigma P2M FT Unkris Gelar Workshop

P2M FT Unkris Gelar Workshop Manajemen Jurnal, untuk Menjawab Perubahan Paradigma, https://nasionalpos.com/menjawab-perubahan-paradigma-p2m-ft-unkris-gelar-workshop-manajemen-jurnal/

Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) Fakultas Teknik (FT) Universitas Krisnadwipayana (Unkris) terus meningkatkan profesionalisme di tengah perubahan paradigma dalam pengelolaan jurnal.

“Peningkatan profesionalisme itu sudah menjadi keharusan bagi pengelola jurnal di FT Unkris. Terlebih di era saat ini, dimana perubahan paradigma dalam pengelolaan jurnal menuntut pengelolanya tidak sekedar mampu menyesuaikan diri tapi juga berinovasi,” ujar Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi yang juga Plt Penelitian FT Unkris, Nur Azis, S.Kom, M. Kom di Jakarta, Minggu (14/11/2021).


Azis menjelaskan, dalam kegiatan workshop tersebut dihadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng dan diikuti pengelola Jurnal FT Unkris. “kegiatan yang diikuti pengelola Jurnal FT Unkris dilaksanakan pada tanggal 2 November 2021 bertujuan untuk melatih serta memberikan pemahaman kepada pengelola jurnal. Saat ini di FT Unkris ada 10 Jurnal sesuai jumlah prodi,” jelasnya.

Menurut Azis, dalam workshop dijelaskan bahwa Jurnal saat ini terjadi perubahan paradigma yang tadinya berbasis cetak menjadi online. Sehingga, penerbitan jurnal tidak lagi atau mengurangi mencetak jurnal. Dari perubahan paradigma tersebut, semua proses yang semula secara manual menjadi berbasis online mulai dari Submission, Editing, Review, Publish, dilakukan secara on line.

“Hal positif yang didapat dari perubahan paradigma tersebut adalah proses menjadi lebih cepat, visibilitas meningkat, akses meningkat, cek plagiarisme mudah, indeksasi lebih mudah, dampak lebih tinggi, dan penilaian lebih akurat,” paparnya.

Lebih lanjut, Azis mengatakan dalam kegiatan ini para pengelola juga diberikan pemahaman bagaimana jurnal yang dikelola dapat terakreditasi sinta. Untuk itu, pengelola terlebih dahulu diberikan pemahaman bagaimana menilai artikel layak untuk diterbitkan atau tidak serta tindak lanjut dari artikel yang tidak layak. Selanjutnya pengelompokan kategori jurnal yang terbagi menjadi empat yaitu,  Jurnal Nasional, Jurnal Nasional Terakreditasi, Jurnal Internasional dan Jurnal Internasional Bereputasi.

Adapun Jurnal Nasional adalah jurnal memiliki kaidah ilmiah, memiliki ISSN, memiliki terbitan versi online, diterbitkan oleh penerbit/badan ilmiah/organisasi profesi/perguruan tinggi dengan unit-unitnya.

Untuk Jurnal terakreditasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria jurnal Nasional, mendapat status akreditasi baik cetak maupun elektronik dari kemenristekdikti. Jurnal internasional adalah memenuhi kaidah ilmiah, Memiliki ISSN, memiliki terbitan versi online, dikelola secara professional, ditulis dengan Bahasa resmi PBB (Inggris, Perancis, Arab, Rusia dan Cina) Penulis dan dewan redaksi berasal dari berbagai negara.

Yang terakhir, lanjut Azis, Jurnal Internasional Bereputasi adalah Jurnal yang memenuhi kriteria jurnal Internasional, terindek oleh database internasional bereputasi (setara dengan scopus dan web of sience), mempunyai factor dampak dari ISI Web Of Sience (Thomson Reuters) atau Scimago Journal Rank (SJR). Selanjutnya pengelola jurnal diberikan pemahaman tentang syarat-syarat jurnal.

By: FT UNKRIS | 2021-11-26 | |

COMMENTS

KOMENTAR :



Chat Online